UNTERSCHIED


Bab 1

Siang itu, mentari masih bersinar dengan ceria namun tidak dengan seorang gadis yang sedang duduk di bangku taman belakang sekolah. Matanya terpejam tapi airmatanya mengalir deras, tangannya mengepal, hatinya hancur saat mengetahui bahwa satu-satunya sahabat yang ia percaya memilih untuk menghianatinya. 

"Farha!" Kata seoarang lelaki yang kini sudah ada di sebelahnya "Udah dong jangan kaya gini, nanti cantiknya luntur loh. Iya gue tau kok, gue ga bisa rasain apa yang lagi lo rasain sekarang. Tapi, lo juga harus tau, kalo gue bener-bener peduli sama lo" Katanya lagi. Tutur katanya sangat halus. "Pantesan aja banyak yang suka sama lo Vin, lo memperlakukan semua cewe manis kaya gini sih!" Gadis itu menjawab tiba-tiba, tak lupa memberi sebuah senyum manis untuk lelaki yang ada di sebelahnya. "Tumben lo muji gue" Kevin berujar sembari memalingkan wajahnya ke hadapan gadis itu "Lo juga tumben muji gue" Sanggah Farha "Gue tau sih gue cantik, cuma ya selama 12 tahun persahabatan gue sama lo ini kedua kalinya lo muji gue kaya gini". "Siapa sahabat lo? emang gue sahabat lo?" Kata Kevin dengan nada jijik "KEVIN!!!!!!!!!!" Teriak Farha yang lantas mengejar Kevin yang sudah berlari terlebih dahulu.

Farha Nayara Khansa dan Kevin Putra Sanjaya. Dua orang yang sudah bersahabat sedari duduk di bangku taman kanak-kanak. Farha, gadis cantik dengan senyum manis yang tak pernah gagal meluluhkan hati lelaki manapun. Dia termasuk golongan manusia populer di sekolahnya. Begitupun Kevin, dia lelaki tampan dan termasuk kedalam golongan lelaki yang di gilai oleh banyak siswi di sekolahnya. Mereka berdua sangat dekat, namun juga sangat sering berantem. Sampai orang-orang di sekitar mereka selalu pusing dengan perdebatan yang tidak pernah ada habisnya. Kevin selalu ada untuk Farha, Farha selalu ada untuk Kevin. Ketika Kevin jatuh Farha yang membantu, begitupun sebaliknya. Ketika Farha menangis, Kevin selalu menjadi orang pertama yang memeluk Farha. 

Aksi kejar-kejaran itu berujung di kelas Farha, Kevin sudah duduk santai di meja barunya Farha. Saat dia melihat Farha masuk kelas, "Far, mulai sekarang kamu duduk sama Keila ya!" Katanya sembari menyerahkan Tas bergambar karakkter kartun my little pony itu ke pemiliknya. "Kamu-kamu najis lo! Yaudah iya." Jawabnya ketus "Gue ke kelas dulu ya" Kevin berkata sambil ngacak rambut Farha gemas "Kei, titip si abnormal ini ya. Kalo ada yang macem-macem lapor ke gue" Katanya lagi, yang di angguki setuju oleh Keila "Pulang bareng gue ya. Tungguin gue jangan kemana-mana pokoknya. Gue ngabisin hama dulu" "Katanya ke kelas! Awas ya kalo lo berani-berani berantem. Kalo lo berantem, gue gamau pulang bareng lo!" "Ga berantem kok sayang, bye!" katanya lantas pergi meninggalkan kelas 11-IPA 5. 

Farha itu anak IPA sementara Kevin anak IPS. Padahal yang biasanya ngerjain tugas-tugasnya Farha itu Kevin, Kevin sebenernya pinter banget tapi dia juga pengen menikmati masa mudanya dan gamau masa mudanya di habisin cuma buat belajar. Makanya, Kevin selalu ngajak Farha buat nongkrong dan berbaur sama banyak orang. Karena dia gamau Farha ga nikmatin masa mudanya. Gara-gara keseringan di ajak nongkrong sama sahabatnya yang rese itu, Farha jadi gampang berbaur sama orang dan jadi punya banyak temen. Farha anak organisasi banget, sementara Kevin anak ekstrakulikuler banget. Kevin adalah Kapten Tim Basket SMA Jaya Luhur, sementara Farha sekertaris OSIS di SMA Jaya Luhur. Banyak banget orang yang ngiri sama Farha, karena Farha adalah satu-satunya cewek yang bisa ngisi jok belakang motornya Kevin. Farha pernah nanya gini "Vin, lo gamau punya pacar gitu?", "Nanti aja lah kalo udah kepikiran buat kawin, sekarang tugas gue cuma buat jagain lo. Nanti kalo gue punya pacar, gue lupa lagi sama lo, terus kalo lo nangis gaada yang bajunya bisa lo pake buat lap ingus dong, terus nanti gue jadi ga bebas nganter-nganter lo" Katanya "Gue tau, hidup bukan cuma tentang gue dan lo Far, tapi gue gamau bahagia duluan sebelum lo bahagia. Nanti setelah gue bisa memastikan kalo lo udah bahagia, baru gue mencari kebahagiaan gue sendiri. Oke princess?". Farha itu segalanya buat Kevin. Dia paling gamau kalo Farha ga Bahagia, dia akan selalu memperjuangkan apapun untuk kebahagiaan Farha. Makanya, dia paling gabisa bayangin gimana kalo seandainya sedihnya Farha berasal dari dia, atau dia yang gabisa buat Farha bahagia terus. Kevin selalu menjaga Farha dengan nyawanya, dia ga segan-segan buat berantem sama temennya sendiri cuma gara-gara ngebela Farha, kaya sekarang ini. Kevin udah jalan ke ke arah kelas IPS 8 cuma buat nyamperin Arya, cowok brengsek yang udah bikin Farha nangis.

"Anjing lo setan!" teriak Kevin, tangannya sudah melemparkan penghapus papan tulis ke arah Arya dan sangat tepat sasaran. "Farha kurang buat lo? Dia kurang apalagi sih?" Kali ini tangannya sudah berhasil menarik kerah seragam yang di pakai Arya. "Kenapa? gara-gara dia ga bisa lo 'pake'? bajingan!" Teriak Kevin membabi buta. "Weh santai dong, lagian gue sama dia cuma buat taruhan kok, jangan gini lah Vin" Arya bersuara dengan nada tengilnya "Dari awal gue udah bilang, cari cewek lain anjing!". "Semuanya cewek udah takluk kali sama gue, tinggal dia sama sahabatnya yang ga pernah gue sentuh" lagi-lagi manusia tengil itu berhasil membuat Kevin naik pitam. "Banjingan!" teriak Kevin, dan satu pukulan lolos mengenari rahang Arya, baku hantam tak terhindarkan, Mereka sama-sama saling memukul dan melindungi diri sendiri. Hingga seorang guru datang melerai.

Kini keduanya sudah berada di ruang Bimbingan Konseling. Kabar perkelahian mereka sudah terdengar di seantero sekolah. Farha juga Adila di panggil untuk ikut di wawancarai. "Perhatian! Kepada Farha Nayara dan Adila Yasmin kelas 11 IPA-5 di tunggu di ruang BK sekarang juga" Speaker yang ada di semua sudut sekolah bersuara seperti itu. "Kei, gue ke bk dulu ya" Kata Farha, "gue anter?" Tanya Keila "Gausah Kei, nanti disana juga ada Kevin kok" "Jelasin semuanya aja Far, lo ga salah kok, gabakal kejadian kaya gini kalo gaada yang goda mantan lo" teriak Keila saat Farha sudah ada di ambang pintu kelas. Hampir seluruh kelas mendukung Farha, karena mereka tau di belakang Farha, Adila sangat gencar menggoda Arya."Jangan lupa so polos ya nanti disana, terus bilang lo gatau apa-apa tentang masalah ini" Teriak Toriq dari bangku belakang "Kalo engga nanti lo salahin mantan lo aja biar lo ga banyak di tanya ini itu nanti" Timpal Ahmad "PHO (perusak hubungan orang) sama penggoda memang cocok kok gais" Balas Triana "Bener mereka cocok kok, kalo kata Kevin sama-sama tukang godain lawan jenis. Bye ah mau nyari muka dulu depan guru bk!" balas Farha, yang berhasil membuat seisi kelas bertepuk tangan dan membuat muka Adila semerah kepiting rebus.


To be continued gais.

kritik saran di kolom kometar ya hehe.

aku masih belum bener dalam hal menulis, semoga kalian suka ya.

Komentar